Posted by Unknown in
"A Bangun..."Gw membuka mata dan melihat Putri udah di samping kasur gw sekarang.
Mata gw masih mengantuk, entah jam berapa gw tidur semalam, tapi rasanya baru sebentar banget.
"jam berapa ini?" tanya gw masih memeluk guling
"Jam set 6 pagi a, lari yuk? lari pagi...." jawab Putri membujuk gw
"ha? Malas Put, masih ngantuk"
"cubit nih?"
"bodo..cubit aja" jawab gw sambil merem lagi
"Aaaaaaaa...ayolah lari... aku kepengen lari pagi sama kamu niih..."
"haduuuu Putttt... iyaaa iyaaaaaaa" kata gw sambil bangun
Gw bangun dan menuju kamar mandi untuk cuci muka, dari dalam kamar mandi gw mendengar Putri berteriak
"Aaaaaa.. Pake jaket merah, aku tunggu dibawah yah.."
Keluar dari kamar mandi gw mencari-cari jaket merah yang dimaksud, rupanya jaket merah itu merupakan salah satu kado yang semalam diberikan.
Sepertinya ini kado tahun ini, terbukti dari bau nya yang masih tercium baru.
Gw memakainya, lalu gw turun menemui Putri.
Gw ga ngeliat kedua orangtuanya, mungkin masih dikamar.
"Lari kemana? depan rumah?" tanya gw
"engga donk A.. kita ketempat yang seru... naik kereta"
"Ha? mau lari aja naik kereta dulu? jauh banget gitu Put?" tanya gw kaget
"HaHaHaHa engga aa... kereta itu samadengan Motor disini.." jawabnya sambil ketawa
"Hahaha keren amat"
"ini kunci kereta nya A"
Gw menerima kunci kereta nya dan tertawa terus.
"kenapa ketawa A?"
"gapapa, baru pertama aku jadi masinis Put Hahahaha"
Putri ikut ketawa dan kita ke garasi lalu mengeluarkan keretanya. Memanaskannya sebentar lalu kita menuju tempat yang dimaksud (gw lupa namanya apaan)
Sesampainya disana, gw mulai pemanasan dan diikuti oleh Putri. Sambil pemanasan kami juga mengobrol
"A.. tau ga?" tanya nya
"tau apaan lagi?"
"banyak a daftar ku tadi malam aku buat"
"daftar apa Put?"
"Aku pengen selama aa disini, kita bareng terus, aku dari dulu bayangin ini itu A.. aku mau lari pagi sama kamu, kaya sekarang ini..."
"siiipp.. apa lagi, aku temenin....."
"Ummm... abis ini anter aku kuliah ya?"
"HA? Kamu kuliah ya? kirain engga hahaha"
"Huuuuu sembarangaaaaan... emang sih swasta tapi masa ga boleh aku kuliah"
"hehee boleh kok, aku masih mikir kamu masih SMA"
"Appppaaa sih Aa nih, masa nganggep aku kaya dulu muluu.." mulai cemberut-cemberut lucu
"hahaha.. kamu tau ga Put?" gantian gw yang bertanya
"tau apa A?"
"sambil lari yah?"
"iyaa yuk..."
Kita pun berlari beriringan, lari-lari kecil.
"Kamu tau ga.. aku sempet minder ketemu kamu awalnya.."
"Lho kenapa gitu a? kok pake minder?"
"Kamu terlihat istimewa, akunya biasa aja..." jawab gw jujur apa adanya
"huuuu kebalik, aku yang kaget ngeliat aa tauk.."
"kaget? kenapa? jelek ya?"
"Buuukkaaaaann... Aa terlihat istimewa akunya biasa aja, malu aku"
"Eaaaaaaa...eaaaaa.. keluar lagi deh ngebalik-balikinnya..."
"hahaha love u aa.."
"Love u too uu.."
"Uu? hahaha" katanya sambil tertawa
Kami berlari-lari kecil hingga 3 Putaran, lalu Putri mengeluarkan sebuah kamera digital beserta tripod mininya. Kamipun berfoto-foto disekitar sana.
lalu kami juga sarapan disalah satu kedai yang ramenya luar biasa, menu nya lontong sayur dan nasi gurih.
Kemudian kita pulang, mandi dan gw mengantar Putri kuliah, gw memerhatikan setiap jalan yang gw lewati karena gw baru pertama kali lewat.
Sampai di kampusnya, Putri malah mengajak gw ke kelasnya.
"Ayo A masuk aja gapapa, daripada diluar.."
"Ha? gila, engga lah"
"Udaaaaah ayo masuk ga bakalan ketauan kok"
Akhirnya gw masuk, mengikuti perkuliahan yang bener-bener gw ga ngerti. Putri mengenalkan gw ke temen-temennya sebagai pacarnya.
Pacarnya? YA Betul.
Gw dikenalkan seperti itu.
"A.. keinginanku yang berikutnya... Kamu nganter aku kuliah hehehe"
"dasaaar.. termasuk aku masuk kelas kamu?"
"iyaaaaa cayaaaaang"
Putri.. Putri..
Gw jadi ngeri membayangkan keinginan dia yang berikutnya. Gw ikut kelas sampai siang, rupanya hanya sedikit matkul untuk hari ini.
Kemudian..
Kami pulang dan banyak menghabiskan waktu dirumahnya.
..
...
...
Tak terasa ini malam terakhir dirumahnya, setelah 6hari menginap dan menemani kegiatannya sehari-hari gw memutuskan untuk pulang besok pagi dengan pesawat pertama. Tiket udah gw beli dihari sebelumnya, uang gw cuma tersisa kurang dari 50ribu ketika sampai jakarta nanti, mudah-mudahan cukup untuk gw buat sekedar pulang ke kos.
Sambil menimbang-nimbang dompet super tipis gw, gw mengingat kejadian tadi siang, saat gw berjanji.
Tadi Siang,
Gw dan Putri pergi untuk makan siang di luar
"ummm apalagi ya a..? nonton di sun plasa udah, foto studio udah, ini udah, itu udah.. apalagi ya a?"
"aku besok pulang lho Put, ayo apa lagi.."
"aa.. jangan pulang dooonkk.. baru sebentarrrr nii"
"udah hampir semingggu Putriiii.. aku udah ijin kuliah 3x nih"
"iyaaaaa aku tauu.. tapi aa kesini lagi kan ya?"
"iya nanti aku kesini lagi, nabung dulu yah? hehe"
"Iya aa, cepet lulus ya, cepet kerja, cepet kesini" pintanya
"siaaap Putriku.."
"aa setaun lagi kan ya?" tanyanya
"setaun kurang, aku ambil skripsi semester 7 kok"
"semangat ya aa.. jangan macem-macem disananya" pintanya lagi
"ga akan" jawab gw dengan pasti.
Lalu kami pulang..
..
...
....
Malamnya..
Putri masuk ke kamar gw, meminta gw untuk segera tidur karena besok akan diantar ke bandara pagi-pagi.
"A.. besok kamu pulang, tidur aja sekarang cape kan tadi"
"iya.."
Hanya itu saja percakapan kami, Putri lalu keluar kamar.
Gw gabisa tidur..
Kebetulan di kamar ini ada gitar yang kita mainkan di malam-malam sebelumnya, gw mengambilnya dan perlahan memetik-metiknya..
Hanya petikan
tanpa tau
gw memainkan lagu apa....
Sambil memainkan gitar gw melamun..
selanjutnya apa?
gw besok pagi pergi.. lalu.. kapan gw kesini lagi? mudah-mudahan gak lama.
Mungkin selesai kuliah gw akan merantau cari kerja di Medan..
Cukup lama gw memainkan gitar hingga gw ga sadar bahwa Putri masuk kamar gw lagi.
Dia duduk disamping gw yang sambil gitaran sambil rebahan. Memerhatikan gw yang bermain dan bernyanyi.
"Bentar Put.. aku kebawah dulu"
Gw kebawah dan kedapur, mencari-cari sesuatu.. dan gw menemukannya! Ini dia! mungkin ini bisa.
Setelah menemukan barang yang gw maksud gw naik lagi ke kamar gw
"darimana a? aus ya?" tanyanya
"tadi aku dari dapur.. Put.. gitarnya donk, aku punya lagu"
tanpa menunggu jawaban dari Putri
Gw mulai memainkan lagu
(Mungkin reader pada tau ini lagu apa)
Whenever I'm weary from the battles that rage in my head
Disaat diriku lelah karena pertarungan yang membara di kepalaku
.
You make sense of madness when my sanity hangs by a thread
Kau membuat keadaan seperti gila disaat jiwaku sedang tiada berdaya
I lose my way but still you seem to understand
Aku kehilangan arah tapi tetap dirimu seperti masih mengerti aku
Now and forever I will be your man.
Mulai dari sekarang dan selama nya aku akan menjadi kekasihmu
Sometimes I just hold you
Di Suatu saat aku memelukmu
Too caught up in me to see
supaya jelas apa yang harus aku lihat
I'm holding a fortune that heaven has given to me
Bahwa aku sedang memeluk anugerah yang diberikan Tuhan kepadaku
I'll try to show you each and every way I can
Aku akan mencoba membuktikan setiap arah yang aku bisa
Now and forever I will be your man
Mulai dari kini dan selamanya aku akan menjadi kekasihmu
Now I can rest my worries and always be sure
Sekarang bisa membuang semua rasa khawatir dan terus tetap yakin
That I won't be alone anymore
Bahwa mulai saat ini aku takan sendiri lagi
If I'd only known you were there all the time
Dan aku tahu bahwa dirimu akan ada di sana setiap waktu
All this time
Sepanjang waktu ini
Until the day the ocean doesn't touch the sand
Sampai hari dimana lautan tidak bertemu pantai lagi
Now and forever I will be your man
Now and forever I will be your man
"Put...." ucap gw setelah selesai memainkan lagunya
"Ya Aa.." jawabnya dengan mata yang berkaca-kaca
"Suatu hari nanti....."
Gw mengeluarkan barang yang gw cari tadi didapur dari kantong
"Setelah aku lulus.."
Gw mengambil tangannya
"Aku akan merantau kesini untuk bekerja..."
Gw kini memegang jarinya
"Setelah itu..."
Gw bersiap memasukkan barang yang gw temukan tadi didapur ke jarinya
"Maukah kamu menikah denganku?"
Putri diam bukan tak bisa menjawab tapi tak bisa berbicara, tangan satunya menutupi mulut karena isaknya tak percaya apa yang gw katakan. Mencoba berbicara namun takbisa kalah dengan rasa harunya.
"Aaa......."
"ya?"
"iya Aa.. Aku mau..." Ucapnya kemudian
"Now and forever i will be your man..." lanjut gw sambil memasukan cincin dari kaleng yang gw temukan tadi ke jarinya
"mungkin ini cuma cincin kaleng dulu yang bisa aku kasih, berikutnya.. aku pasti berusaha lebih dari ini..."
"iya aa, saat ini, ini udah lebih dari segalanya.." katanya lagi
"Sayang kamu Putriku..." lanjut gw tak lepas menatap matanya
Richard Marx - Now and Forever

No Response to " .::Have I Told You Lately That I Love You::. Part 77"
Posting Komentar